Dua penerjun TNI AU yang sempat terjatuh dalam gladi bersih jelang HUT ke-70 TNI AU di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur akhirnya tewas. Keduanya tewas di Rumah Sakit (RS) Pusat TNI AU saat menjalani perawatan medis. Pemberitaan mengenai tewasnya dua penerjun TNI AU ini menjadi topik hangat kanal Nasional Okezone siang ini, Kamis (7/4/2016).
Berita lainnya yang juga diangkat di kanal yang sama ialah penemuan uang senilai Rp850 juta di ruang kerja Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi alias Bang Uci. Berikut ringkasan beritanya.
Penerjun TNI AL Tewas
Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 TNI AU pada Sabtu 9 April 2016, prajurit matra udara berduka. Dua penerjun TNI AU tewas di Rumah Sakit (RS) Pusat TNI AU setelah jatuh saat melakukan aksi terjun payung dalam acara gladi bersih.
"Keadaan dua-duanya di Rumah Sakit Pusat TNI AU meninggal," ujar Kadispenau, Marsma Dwi Badarmanto saat dikonfirmasi wartawan.
Pasca-mengalami insiden penerjunan tadi pagi, kedua penerjun TNI AU ini sebenarnya sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun sayang, nyawa keduanya tidak tertolong.
Uang Rp850 Juta di Ruang Bang Uci
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan uang sejumlah Rp850 juta di ruang kerja Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi saat melakukan penggeledahan beberapa waktu lalu. Uang tersebut langsung disita penyidik lembaga antirasuah.
"Pecahan uang Rp100 ribu sejumlah 85 bundel (Rp850 juta) dan telah dilakukan penyitaan," tegas Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha.
Namun, pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah duit tersebut merupakan bagian dari praktik suap yang diberikan PT Agung Podomoro Land dalam pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.
"Asal uang masih didalami. Sementara ini penyidik masih mendalami tentang uang tersebut," tegas dia.