SUKABUMI - Ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Batununggul, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terpaksa harus melangsungkan kegiatan belajar mengajar di tenda.
Hal ini dilakukan karena kondisi ruang kelas yang tidak layak karena rawan ambruk serta bocor dan becek jika hujan turun.
"Sudah beberapa tahun terakhir ini kami terpaksa menggunakan tenda dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena kondisi kelas yang rawan ambruk dan jika hujan selalu becek dan bocor," kata Kepala MI Batununggal, Hilman Gazali di Sukabumi, Jumat (8/4/2016).
Menurut Hilman, MI Batununggul yang memiliki 104 oorang siswa hanya memiliki lima ruangan, satu diantaranya digunakan untuk ruang guru dan empat ruang lainnya untuk kelas. Selain ruang kelas yang sudah tidak layak, sekolah ini juga kekurangan meja dan kursi sehingga para siswa terpaksa belajar di lantai.
Kondisi seperti ini memang sangat memprihatinkan, tetapi pihak sekolah tetap berupaya memberikan yang terbaik untuk anak didiknya agar tetap bisa mendapatkan ilmu untuk masa depannya.