Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kondisi Ruang Kelas Tidak Layak, Ratusan Pelajar Belajar di Tenda

Antara , Jurnalis-Jum'at, 08 April 2016 |18:12 WIB
Kondisi Ruang Kelas Tidak Layak, Ratusan Pelajar Belajar di Tenda
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

SUKABUMI - Ratusan pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Batununggul, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terpaksa harus melangsungkan kegiatan belajar mengajar di tenda.

Hal ini dilakukan karena kondisi ruang kelas yang tidak layak karena rawan ambruk serta bocor dan becek jika hujan turun.

"Sudah beberapa tahun terakhir ini kami terpaksa menggunakan tenda dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar karena kondisi kelas yang rawan ambruk dan jika hujan selalu becek dan bocor," kata Kepala MI Batununggal, Hilman Gazali di Sukabumi, Jumat (8/4/2016).

Menurut Hilman, MI Batununggul yang memiliki 104 oorang siswa hanya memiliki lima ruangan, satu diantaranya digunakan untuk ruang guru dan empat ruang lainnya untuk kelas. Selain ruang kelas yang sudah tidak layak, sekolah ini juga kekurangan meja dan kursi sehingga para siswa terpaksa belajar di lantai.

Kondisi seperti ini memang sangat memprihatinkan, tetapi pihak sekolah tetap berupaya memberikan yang terbaik untuk anak didiknya agar tetap bisa mendapatkan ilmu untuk masa depannya.

"Di tengah keterbatasan ini kami tetap harus bersemangat dalam melakukan kegiatan belajar mengajar, selain itu mayoritas pelajar yang berasal dari kalangan tidak mampu menyebabkan sekolah sulit menarik iuran," ujar dia.

Hilman menambahkan sebenarnya pihak sekolah sudah melayangkan proposal permohonan bantuan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan Pemerintah Sukabumi sejak tahun lalu, namun hingga saat ini belum ada respon.

Untuk itu pihaknya berharap bantuan dari siapapun agar ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar bisa lebih layak.

(Fransiskus Dasa Saputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement