Bersebelahan dengan Rumdin Wali Kota, Pembangunan Hotel Diprotes

Erika Lia, Koran SI · Selasa 12 April 2016 17:52 WIB
https: img.okezone.com content 2016 04 12 525 1360979 bersebelahan-dengan-rumdin-wali-kota-pembangunan-hotel-diprotes-QEJcghvQOD.jpg Rumah Dinas Wali Kota Cirebon (Foto: Ist)

CIREBON - Pembangunan sebuah hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, kena teguran Kantor Lingkungan Hidup (KLH). Bukan hanya warga, wali kota Cirebon pun mengaku terganggu aktivitas pembangunannya.

Pengembang pembangunan hotel yang dibangun di jalan protokol itu ditegur KLH Kota Cirebon karena dianggap telah melanggar ketentuan jam operasional kerja. Kepala KLH Agung Soedijono mengaku, telah melayangkan surat teguran perihal jam kerja yang berdampak mengganggu warga sekitar dan wali kota.

Hotel yang dibangun sendiri memang bersebelahan dengan rumah dinas (rumdin) wali kota Cirebon. Bukan hanya melayangkan surat teguran, pihaknya juga akan memanggil pihak pengembang.

"Dalam waktu dekat, kami akan panggil pengembangnya karena aktivitas pembangunannya berlangsung 24 jam. Mereka akan kami minta memperhatikan jam operasional kerja agar tak mengganggu warga sekitar," paparnya, kemarin.

Pihaknya pun mengharapkan pengembang mengasuransikan warga sekitar yang terkena dampak pembangunan hotel, baik asuransi jiwa maupun harta benda. Terkait izin pembuangan limbah khusus hotel, Agung berjanji akan mengkajinya setelah hotel tersebut beroperasi dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

"Setelah beroperasi, kami akan lihat perizinan pembuangan limbahnya. Kalau sudah sesuai prosedur, kami terbitkan izinnya, jika tidak ya tidak," tegasnya.

Pembangunan hotel di Jalan Siliwangi, yang berlokasi tepat di sebelah rumdin wali kota Cirebon, telah berlangsung beberapa minggu terakhir. Akibat lalu lalang truk proyek ke lokasi pembangunan, jalan protokol Kota Cirebon pun kotor dan berdebu akibat material yang berjatuhan dari truk.

"Jalan Siliwangi kan jalan protokol, biasanya lebih bersih dan rapi dibanding jalan-jalan lain. Tapi sekarang kotor dan debunya mengganggu setelah ada proyek pembangunan hotel," ungkap seorang warga yang bekerja di kawasan Jalan Siliwangi, Faisal.

Kotoran proyek dianggap mengganggu karena meski saat ini musim hujan, intensitas hujan di Kota Cirebon justru rendah. Tak heran, debu kotoran proyek banyak dikeluhkan warga.

Tak hanya warga, aktivitas pembangunan juga rupanya dikeluhkan Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis. "Sedang enak tidur, tiba-tiba ada suara seperti gempa. Mengganggu istirahat saya," ungkapnya dalam sebuah kesempatan bersama media massa.

Tak hanya mengganggu waktu istirahat, pembangunan hotel yang direncanakan berlantai sembilan itu dikhawatirkan pula akan merusak rumdin wali kota. Wali kota pun sempat mempertanyakan pihak penanggung jawab bila rumdin rusak.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini