Sementara Wakil Sekjen PPP, Sudarto pun mengecam aksi anarkis yang menewaskan kadernya itu dan korban luka Taufan. Namun, menurut dia, kasus tersebut tak terkait dengan dualisme partai yang saat ini tengah terjadi.
Sudarto meyakini bahwa pelaku tindakan itu bukan dari internal partai, melainkan pihak eksternal. Sebab, meski berbeda pandangan atau terjadi dualisme kepengurusan, namun kader PPP tetap solid. Untuk itu pihaknya meminta kepolisian mengungkan tuntas aksi anarkis itu.
"Saya katakan, orang yang melakukan pembunuhan kepada kader PPP adalah bukan kader internal, bukan pengurus internal, dan kejadian ini bukan dipicu karena konflik internal, tapi kejadian orang luar yang melakukan kepada kader PPP. Karena ini sifatnya kriminal, kami serahkan ke kepolisian, dan membawa ke pengadilan. Kami percaya kepada kepolisian untuk menyelesaikan dan menemukan pelaku," tukasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.