Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lapas Kerobokan Berhak Tolak Tahanan Kasus Bentrokan

Puji Sukiswanti , Jurnalis-Jum'at, 22 April 2016 |20:39 WIB
Lapas Kerobokan Berhak Tolak Tahanan Kasus Bentrokan
Suasana di Lapas Kerobokan (Foto: Sukis/Okezone)
A
A
A

BADUNG - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kota Denpasar Lapas Kerobokan berhak menolak tahanan, jika keadaan lapas sudah over load. Selain itu, tahanan yang akan menghuni lapas akan menimbulkan kerusuhan atau membuat tidak aman, juga akan ditolak

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Wilayah Bali Nyoman Putra Surya Atmaja mengatakan, terkait tahanan 11 orang kasus bentrokan di Tengku Umar, lapas punya kewajiban untuk menerima.

“Tapi kami juga berhak menolak ketika sudah over kapasitas. kalau menyebabkan kerusuhan ya boleh tolak juga, boleh-boleh saja,”ungkapnya, di Badung, Jumat (22/4/2016).

Kalapas juga punya hak untuk menuntut demi keamanan lapas. “Kita juga punya kewajiban mengendalikan keamanan yang didalam. Kalau mereka bisa menimbulkan kerusakan ngapain diterima,” paparnya.

(Baca Juga: Lapas Kerobokan Kembali Rusuh, Suasana Mencekam)

Dalam pertemuan dengan ketua blok-blok, sambungnya, tuntutan mereka salah satunya adalah tidak menerima tahanan kasus bentrokan di Jalan Tengku Umar yang menyebabkan empat orang meninggal dunia di dalam Lapas Kerobokan.

“Mereka minta tahanan kasus itu jangan dibawa kesini, itu komitmen mereka yang sudah dibuat. Kemarin itu rupaya itu dilanggar dan mereka marah,” jelasnya.

“Lha wong sudah komitmen kok kenapa kami dipanggil lagi. Itu kata mereka. Kalapas juga sudah minta maaf atas peristiwa tersebut,” imbuhnya.

Peristiwa Kamis 21 April 2016, menurutnya terjadi lantaran ada tekanan dari luar. Pertama Kalapas sudah menolak dan kedua mereka datang lagi ke lapas bersama pengawal dan jaksanya.

“Bahkan ada pihak ormas kesini yaitu sekjen laskar Bali, seolah-olah itu mereka dipaksakan sampai didalam mereka itu tidak terima. Akhirnya terjadi seperti itu. Mereka mengatakan ingin damai, ketika sudah damai jangan diganggu dengan orang yang seperti itu,” pungkasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement