Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ormas di Bali Kembali Bentrok, Dua Orang Dibawa ke RS

Nurul Hikmah , Jurnalis-Minggu, 22 Januari 2017 |21:29 WIB
Ormas di Bali Kembali Bentrok, Dua Orang Dibawa ke RS
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

DENPASAR - Bentrok antar anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Bali kembali terjadi. Akibat bentrokan tersebut dua orang dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sanglah. Peristiwa itu terjadi di Jalan Bulu Indah, Denpasar sekira pukul 16.30 Wita, Minggu (22/1/2017).

Anggota Polresta Denpasar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Agung Birowo, dirinya ketika berada di warungnya melihat lima orang dengan mengendarai dua sepeda motor dengan jenis Supra Fit warna hitam dikendarai oleh 3 orang dan satu motor Yamaha Vixion warna Biru Putih.

Pada saat melintas di depan warungnya, kata Agung, mereka menggeber-geber kendaraannya sambil berteriak-teriak. Setelah itu saksi mendapat telefon dari anaknya, Friska (8 ) menginformasikan bahwa ada orang berkelahi. Agung pun langsung pulang.

Setibanya di depan rumahnya, Agung melihat korban terkapar di jalan depan rumah, dengan kepala.

Saat kejadian itu ada anggota Laskar Bali yang sedang duduk-duduk di posko. Kemudian korban menegur pelaku. "Setelah ditegur pelaku ini datang dengan membawa teman-temannya, dan langsung menghajar korban," kata anggota Polresta Denpasar.

Korban diketahui bernama Rahmani dan Fais Farida. "Korban saat ini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Sanglah," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Nainggolan membenarkan adanya bentrokan tersebut. "Benar,  bentar ya," katanya saat dikonfrimasi.

(Feri Agus Setyawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement