Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah sang Juru Kunci Petilasan Ratu Mahapahit (2-Habis)

Zen Arivin , Jurnalis-Selasa, 26 April 2016 |06:02 WIB
Kisah sang Juru Kunci Petilasan Ratu Mahapahit (2-Habis)
Petilasan Sabdo Palon Noyo Genggong (Foto: Zen/Okezone)
A
A
A

Tak hanya itu, sosok manusia tinggi besar dengan mengenakan pakaian layaknya seorang prajurit sakti juga kerap muncul di tempat petilasan tak beratap itu. Sosok tersebut dipercaya merupakan prajurit-prajurit Bhayangkara (kesatuan elite) yang selalu menjadi pengawal dan penjaga keselamatan puteri yang melahirkan prabu Hayam Wuruk itu.

"Kalau sosok itu mau datang, biasanya ada suara seperti angin kencang begitu. Tapi tidak ada anginnya. Hanya perasaan suara itu saja. Pohonnya pun tidak ada yang bergerak. Justru cenderung sepi," terangnya.

Kendati banyak kejadian-kejadian mistis kerap dialaminya, Zainuri mengaku tidak pernah terusik. Selain pulung yang didapatnya dari mimpi, keinginannya untuk merawat tempat peninggalan bersejarah itu menjadi alasannya tetap berada di tempat tersebut.

"Selama ini saya juga tidak merasa terganggu dengan peristiwa-peristiwa yang saya alami. Justru saya semakin yakin bahwa tempat ini harus selalu dijaga. Terlebih dari tangan manusia yang jahil. Karena benda-benda peninggalan ini tidak ternilai harganya," tandasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement