Bintang mengungkapkan, bahwa pekerja asing yang diamankan tersebut merupakan tenaga ahli untuk proyek kereta cepat. Namun meskipun ahli dia memandang cara kerjanya tidak profesional.
"Mereka memang tenaga ahli, tapi kerjanya selonong boy aja. Karena sudah diomelin, orangnya kita pulangkan saja," imbuhnya.
Kendati begitu Bintang mengungkapkan, saati ini Direktur Utama PT KCIC sebagai perusahaan konsorsium proyek kereta cepat Jakarta-Bandung telah menghadap dan meminta maaf kepada pihak Lanud Halim Perdanakusuma.
"Sudah menghadap untuk menjelaskan semuanya," tandasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.