Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Desa Iblis di India Minta Tumbal Hampir Tiap Hari

Silviana Dharma , Jurnalis-Sabtu, 07 Mei 2016 |08:08 WIB
Desa Iblis di India Minta Tumbal Hampir Tiap Hari
Desa Badi di Distrik Khargone. (Foto: Flickr)
A
A
A

MADHYA PRADESH – Desa Badi di negara bagian Madhya Pradesh, India dijuluki sebagai Desa para Iblis. Julukan ini disematkan karena hampir setiap hari dalam setahun, penduduk desa tak henti-hentinya mendengar kabar ada tetangga, kerabat atau anggota keluarganya meninggal karena bunuh diri.

Dalam lima bulan terakhir ini saja, sudah 80 orang dilaporkan tewas karena bunuh diri. Rata-rata dalam setahun ada 350 orang mengakhiri nyawanya sendiri. Padahal populasi penduduk desa ini hanya berkisar 2500 orang.

Kepala desa yang baru, Rajendra Sisodiya meyakini, fenomena tragis ini terjadi karena adanya arwah jahat. Sepanjang 2015, penduduk desanya yang meninggal karena bunuh diri tercatat mencapai 381 orang.

“Ada 320 keluarga di desa kami dan setidaknya seorang dari setiap keluarga akan bunuh diri. Ibu dan saudara laki-laki saya juga meninggal karena bunuh diri,” kata Sisodiya, seperti disadur dari Daily Mail, Sabtu (7/5/2016).

Kepala Desa Badi di distrik Khargone itu bahkan secara gamblang menjelaskan, jabatan kepala desa yang diembannya sejak dua bulan lalu diambil dari sepupunya, Jeevan. Kepala Desa yang gantung diri di pohon depan rumahnya.

Meskipun penduduk desa meyakini roh jahat ada dibalik semua tragedi bunuh diri tersebut, seorang psikiater di India, Srikanth Reddy menjelaskan, fenomena itu terjadi karena depresi dan schizophrenic warga setempat.

“Terlepas dari tekanan keuangan, pasti ada penyebab lain untuk depresi yang mereka alami. Sebuah studi di China beberap tahun yang lalu mengungkap, di suatu kawasan yang banyak petaninya meninggal akibat bunuh diri, ditemukan penggunaan pestisida dalam kadar berlebih pada tanamannya,” terang Reddy.

Khargone tergolong satu dari 260 kawasan termiskin di India. Tinggal di daerah pegunungan, membuat sebagian besar warga Desa Badi bermata pencaharian sebagai petani kapas, yang rentan gagal panen.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement