TANGERANG - Sekitar pukul 15.00 WIB Tim dari Polda Metro Jaya datang bersama tiga orang tersangka dengan menggunakan cadar. Saat melintas menuju lokasi kejadian, warga berteriak “Bunuh saja, dasar biadab” sambil menyorakinya.
Petugas kepolisian yang sudah berada di lokasi langsung menenangkan warga yang sempat terbawa emosi. “Tenang, semua sudah ditangani pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Teluknaga AKP Supriyato kepada warga, Selasa (17/5/2016).
Melihat ketika pelaku dengan menggunakan baju oranye dan menggunakan cadar, warga masih menyorakinya. Melihat hal tersebut pihak kepolisian langsung membawa ketiga pelaku masuk kedalam mes laki-laki yang lokasinya tidak jauh dari tempat ditemukannya mayat Eno Parihah.
(Baca Juga: Habisi Nyawa Eno, Tiga Pelaku Ternyata Tak Saling Kenal)
“Warga kalau mau lihat jangan terbawa emosi, jangan terprovokasi. Semua sudah ditangai oleh pihak kepolisian,” ujar AKP Supriyanto kembali dengan menggunakan alat pengeras suara.
Seperti diketahui Eno Parihah ditemukan tewas di dalam mess karyawan di Pergudangan 8, Blok DV, RT 01/06, Kosambi Dadap, Kabupaten Tangerang, Jumat, 13 Mei 2016. Eno meninggal dengan luka pukulan benda tumpul di kepala serta sekujur tubuhnya. Yang lebih miris, gagang pacul sepanjang kurang lebih 80 cm masuk kedalam kemaluan korban.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.