Paus Fransiskus diketahui telah membentuk komisi khusus di Vatikan untuk membangun praktik terbaik terkait kasus pelecahan dan mengekspos kebejatan paroki-paroki gereja sejak 2014.
“Mari kita dengarkan tangis dari para korban dan mereka yang menderita, tanpa keluarga, tanpa rumah. Tidak ada anak (di dunia yang boleh dibiarkan hidup) tanpa (menjalani) masa kanak-kanaknya,” cuit Sri Paus melalui akun Twitternya pada Sabtu 4 Juni 2016.
Skandal seks gereja yang dimaksud antara lain yang terjadi antara tahun 1953 dan 1992 di Gereja Kathedral Santo Peter, Bavaria, Jerman. Sedikitnya 231 anak laki-laki yang tergabung dalam kelompok paduan suara Regensburg Domspatzen dan 700 jemaat putra lainnya yang menghadiri sekolah Minggu menjadi korban pelecehan seksual.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.