Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berbondong-bondong Murtad, Pengungsi di Eropa Beralih ke Kristen

Randy Wirayudha , Jurnalis-Rabu, 08 Juni 2016 |06:38 WIB
Berbondong-bondong Murtad, Pengungsi di Eropa Beralih ke Kristen
Para pengungsi asal Timur Tengah beralih keyakinan dari Islam ke Kristen (Foto: Ahmed Jadalla/REUTERS)
A
A
A

WIEN – Fenomena murtad atau keluar dari Agama Islam, mulai terjadi pada para pengungsi asal Timur Tengah yang mencari suaka di Eropa. Hal semacam ini menjalar dari para pengungsi di Austria dan Jerman yang notabene, memiliki kebijakan pintu terbuka terhadap gelombang pengungsi.

Caci maki dari para pengungsi lainnya yang bertahan sebagai muslim, tentu dialami para pengungsi yang memilih beralih ke Agama Kristen. “Saya ditampar, dicaci bahwa saya mengkhianati Islam. Tapi lewat pengalaman yang sudah saya pelajari, saya bisa memaafkan mereka,” ungkap seorang pengungsi yang tak disebutkan namanya.

Fakta lain berbicara, di mana dari 300 pengajuan pembaptisan di Austria dalam tiga bulan pertama pada tahun ini, 70 persen di antaranya merupakan para pengungsi.

Di Gereja Trinitas Berlin, Jerman, disebutkan hampir 700 pengungsi Timur Tengah sudah murtad dan kini memeluk Kristen.

Laporan lainnya yang dipublikasikan Majalah Stern, mencatatkan bahwa lebih dari 80 pengungsi muslim asal Iran dan Afghanistan, kini sudah jadi umat Kristiani, sejak dibaptis akhir pekan lalu di Hamburg.

“Sejak menjadi seorang Kristen, saya tidak takut siapapun. Sepanjang hidup, saya mencari kedamaian dan kebahagiaan. Tapi dalam Islam saya tidak menemukannya. Menjadi seorang Kristen justru bermakna kebahagiaan,” tutur Shima, seorang pengungsi asal Iran.

“Dalam Islam, kami selalu hidup dalam ketakutan. Takut pada Tuhan, pada dosa, pada hukuman. Di sisi lain, Kristus merupakan Tuhan yang penuh kasih,” timpal Solmaz, pengungsi wanita Iran lainnya kepada Stern, dikutip RT, Rabu (8/6/2016).

(Randy Wirayudha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement