Mika menambahkan, pemilihan Kapolri harusnya diletakkan dalam kerangka reformasi Polri. Pemilihan Tito dari angkatan lebih muda dianggap sebagai upaya mendorong kebaruan dan reformasi di tubuh Kepolisian.
"Oleh karena itu, Komjen Pol Tito Karnavian pada fit and proper test di DPR nanti seharusnya mengungkapkan gagasannya akan reformasi Kepolisian dan bagaimana mencapainya," sambungnya.
Sementara itu, tantangan yang akan dihadapi Komjen Pol Tito Karnavian, lanjut Miko, ialah penyelesaian kasus-kasus kriminalisasi dan pelanggaran HAM.
"Komjen Pol Tito Karnavian seharusnya dapat membuktikan bahwa pilihan Presiden Joko Widodo yang mengajukan dirinya sebagai calon Kapolri sudah tepat," tandasnya. (day)
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.