Image

Video Eksklusif 10 WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Fahmi Firdaus , Jurnalis · Jum'at, 17 Juni 2016 - 14:35 WIB
Foto:Ist Foto:Ist

JAKARTA - Senyuman kecil terpancar dari 10 anak buah kapal (ABK) tugboat Brahma 12 dan tongkang Anand 12 yang sempat disandera gerombolan separatis Filipina, Abu Sayyaf. (Ini link video 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf)

Rona bahagia jelas terpancar dari wajah mereka saat tiba di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Minggu 1 Mei 2016.

Bahkan, kedatangan ke-10 ABK tersebut disambut sejumlah pejabat negara, seperti Menlu Retno LP Marsudi, Mensesneg Pratikno, dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Ada 14 WNI yang disandera Abu Sayyaf, semuanya telah dibebaskan dan pulang ke Tanah Air.

Sudah sebulan lebih 10 WNI itu pulang ke Tanah Air, tapi masih menyisakan banyak pertanyaan, apakah 10 WNI tersebut dibebaskan dengan uang tebusan atau murni diplomasi.

Okezone memperoleh rekaman eksklusif video penyanderaan 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf Faksi Tawing Umair. Diduga lokasi pengambilan video berada di sebuah hutan di Kepulauan Sulu, wilayah selatan Filipina.

Sepuluh WNI yang disandera diberi kesempatan untuk berbicara di dalam sebuah video. Salah satunya adalah Elvian Alvis Repi, ABK asal Jakarta Utara.

"Tolong pak duitnya diserahkan secepatnya untuk pertukaran dengan kami pak," kata Alvis dalam video tersebut.

Terlihat di video itu ke-10 WNI tampak tegang. Mereka meminta PT Patria Maritime Lines, yang juga sebagai operator tugboat Brahma 12 dan tongkang Anand 12, memenuhi permintaan penyandera.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming