Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Udara Koalisi AS di Suriah Tewaskan 56 Warga Sipil

Ahmad Taufik , Jurnalis-Rabu, 20 Juli 2016 |00:01 WIB
Serangan Udara Koalisi AS di Suriah Tewaskan 56 Warga Sipil
Serangan udara koalisi AS di Suriah (Foto: Reuters)
A
A
A

ALEPPO – Serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah mengakibatkan 56 orang warga sipil termasuk 11 orang anak-anak di Suriah meninggal dunia.

Informasi tersebut berdasarkan laporan dari Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM). Laporan itu menyebutkan setidaknya 15 orang dari 56 korban meninggal dalam serangan di daerah Hazawneh, Manbij.

Sementara itu, enam warga sipil termasuk dua orang bersaudara dan seorang ayah serta dua orang anaknya ikut terbunuh dalam serangan pada hari Senin di desa dekat Tokhar. Demikian sebagaimana dilansir Aljazeera, Selasa (19/7/2016).

Terkait laporan tersebut, koalisi AS belum bersedia memberikan komentar lebih lanjut.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF), sebuah aliansi pejuang Arab dan Kurdi yang didukung oleh AS, telah melancarkan serangan terhadap ISIS untuk merebut kembali Kota Manbij pada akhir bulan lalu.

ISIS selama ini diketahui memegang kota tersebut sejak 2014. Pada tahun itu, kelompok bersenjata berhasil menguasai sebagian besar Suriah dan Irak.

Selain itu, Juru Bicara PBB Chris Gunness pada hari Senin mengatakan seorang pengemudi yang bekerja untuk PBB di Suriah juga ikut tewas setelah terkena pecahan peluru di utara Aleppo.

Jumlah korban tewas dalam konflik Suriah yang dimulai pada Maret 2011 terus meningkat hingga 280.000 orang. Perang ini juga mengakibatkan setengah dari penduduk negeri itu mengungsi dari rumah mereka.

Sementara itu, Staffan de Mistura, utusan khusus PBB untuk Suriah, memperkirakan bulan lalu bahwa korban tewas yang sebenarnya mencapai 400.000 orang.

(Ahmad Taufik )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement