Tanggul Jebol, Ratusan Rumah & Sawah di Majalengka Terancam Banjir

Agregasi Pikiran Rakyat, · Kamis 21 Juli 2016 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 21 525 1443087 tanggul-jebol-ratusan-rumah-sawah-terancam-banjir-g8YMAIVMGw.JPG Pikiran Rakyat

MAJALENGKA – Ratusan rumah warga serta ratusan hectare (ha) sawah di Blok Leuweungbata, Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terancam banjir, setelah tanggul Sungai Cimanuk yang berada di wilayah tersebut ambruk.

Tanggul ambruk dengan panjang sekira 20 meter. Selain itu, sekira 70 meter tangguln juga dalam kondisi kritis. Dinding yang jebol sudah mengalami retak-retak dan sebagian sudah miring ke arah sungai. Sebagian bahkan sudah terlepas dari sandaran tanah yang ada di sekitar permukiman warga.

Akibat jebolnya tanggul, jarak sebagian rumah ke bibir sungai hanya sekira satu 1 meteran. Bila hujan masih terus terjadi dan tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan mengancam rumah warga.

Ketua Kampung Blok Leuweungbata, Eman Abdulmanan mengatakan, tanggul tersebut ambruk pada Selasa 19 Juli 2016 sore, sekira pukul 17.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 14.00 WIB.

Akibatnya, dinding tanggul tak mampu menahan beban air yang datang dari permukiman warga hingga akhirnya ambruk seketika.

“Ambruknya tanggul sungai dan dinding pembatas ini akibat hantaman air dari permukiman warga, karena kondisi air Sungai Cimanuk sendiri setelah Waduk Jatigede difungsikan tidak begitu besar dan tidak pernah meluap seperti waktu-waktu sebelumnya,”katanya, seperti dikutip dari Pikiran Rakyat.

Menurut Kepala Desa Karangsambung, Meli Melati, jebolnya tanggul sungai ini mengancam 250 rumah warga yang dihuni 390 Kepala Keluarga (KK).

“Bila tidak segera diatasi ancamannya besar, karena permukiman warga berada di sekitar tanggul Cimanuk yang sebagian kini ambruk,” ujar dia.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini