“Ambruknya tanggul sungai dan dinding pembatas ini akibat hantaman air dari permukiman warga, karena kondisi air Sungai Cimanuk sendiri setelah Waduk Jatigede difungsikan tidak begitu besar dan tidak pernah meluap seperti waktu-waktu sebelumnya,”katanya, seperti dikutip dari Pikiran Rakyat.
Menurut Kepala Desa Karangsambung, Meli Melati, jebolnya tanggul sungai ini mengancam 250 rumah warga yang dihuni 390 Kepala Keluarga (KK).
“Bila tidak segera diatasi ancamannya besar, karena permukiman warga berada di sekitar tanggul Cimanuk yang sebagian kini ambruk,” ujar dia.
(Fransiskus Dasa Saputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.