VIENTIANE – Menteri-menteri Luar Negeri (Menlu) ASEAN akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi mengenai sengketa Laut China Selatan (LCS). Hal itu diungkapkan dalam rangkaian kegiatan ASEAN Ministerial Meeting (AMM) ke-49 di Vientiane, Laos.
(Baca juga: Sempat Gagal, Ini Pernyataan Resmi ASEAN soal LCS)
LCS adalah salah satu isu utama di kawasan ASEAN karena sejumlah negara anggota seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina terlibat sengketa wilayah dengan China. Namun, pernyataan bersama itu sempat gagal mencapai kesepahaman akibat ulah Kamboja.
(Baca juga: ASEAN Gagal Capai Kesepahaman soal LCS karena Kamboja)
Atas “peran” tersebut, Menlu China Wang Yi memuji Kamboja. Kepada Menlu Prak Sokhon, Yi menyebut aksi koleganya itu sangat tepat serta akan menjaga keutuhan ASEAN dan kerjasama dengan China. Phom Penh diketahui sebagai mitra dekat Beijing di ASEAN.
“China sangat menyetujui langkah yang diambil Kamboja dan negara-negara ASEAN lainnya untuk tidak berpihak dan menjaga keadilan,” ujar Wang Yi usai pertemuan dengan para Menlu ASEAN di AMM, seperti diwartakan Reuters, Senin (25/7/2016).
Negeri Tirai Bambu secara berkala menyalahkan Amerika Serikat (AS) sebagai penyebab meningkatnya tensi di kawasan Asia. China turut mengingatkan Jepang untuk menjaga jarak dalam sengketa LCS.
(Baca juga: Jepang Bawa Isu LCS ke AMM, China Berang)
“Kami tidak akan mengizinkan kekuatan luar mana pun untuk mengeksploitasi dan memanaskan putusan arbitrase internasional soal LCS serta membawa kekacauan ke kawasan,” tegas Wang.
AS sendiri sebagai mitra dekat Filipina meminta China menghormati putusan Mahkamah Arbitrase Internasional (PCA) soal LCS. Menlu AS John Kerry dijadwalkan tiba di Laos untuk mengikuti AMM pada hari ini, Senin 25 Juli. Ia diyakini akan mengadakan pertemuan dengan Wang Yi untuk membahas isu maritim dan melakukan pertemuan dengan ASEAN sebagai salah satu mitra wicara.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.