MOSKOW – Pembocor praktik spionase negara-negara di dunia, Edward Snowden dikhawatirkan tewas dieksekusi di Rusia. Isu ini berhembus setelah muncul pesan tersembunyi yang ditampilkan dalam kode-kode pada akun Twitter jenius di bidang komputerisasi tersebut.
Mantan staf CIA itu melarikan diri ke Moskow pada 2013 setelah membocorkan dokumen keamanan Amerika Serikat yang paling dirahasiakan. Sejak saat itu, Snowden bak lenyap ditelan bumi. Tidak pernah ada kabar darinya, apalagi muncul di ruang publik.
Teori konspirasi pun mulai berkembang, menerka-nerka nasibnya. Beberapa meyakini dia sudah meninggal. Dugaan ini semakin menguat ketika muncul dua pesan acak, yang masing-masing terdiri dari 64 karakter.
Para pemerhati Snowden kemudian mencoba menarik benang merah dari pesan yang mencurigakan tersebut. Pesan terakhir yang ditulis dengan normal oleh Snowden berbunyi, “Apakah Anda bekerja bersama saya? Sudahkah kita berbicara sejak 2013?”
“Tolong kontak saya secara hati-hati. Sudah waktunya,” lanjut Snowden, seperti dilansir dari Express, Senin (8/8/2016).