JOMBANG - Ratusan butir peluru berbagai kaliber yang diamankan saat penggerebekan rumah Bangkit Fauzal (48), perakit senjata api di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ternyata buatan PT Pindat.
"Betul ini adalah peluru keluaran Pindad. Namun kami belum tahu apakah ini sumbernya langsung dari pabrik Pindat atau mungkin dari orang lain. Kami masih telusuri," ungkap Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, Selasa (09/8/2016).
Dia menambahkan, Bangkit mengaku mendapatkan ratusan butir peluru aktif yang digunakan anggota Polri maupun TNI tersebut pada tahun 2010. Menurutnya, peluru tersebut dibeli dari seseorang di Bandung.
"Informasinya tersangka mendapat peluru aktif ini dari seseorang berinisal Y. Kami masih melakukan pengembangan terkait dengan hal itu," tambahnya.
Ditanya apakah ada kemungkinan bahwa penjual peluru aktif merupakan anggota polri atau TNI, Agung mengatakan jika penyelidikan itu masih dilakukan. Yang pasti ia masih memburu seseorang berinisial Y dari Bandung.