Kasus lainnya yang bocor dari ribuan laporan itu adalah, pada Juli di tahun yang sama, seorang bocah perempuan berusia di bawah 10 tahun dicabuli sekelompok orang, di mana pria-pria dewasa diundang para petugas keamanan setempat, untuk memasukkan jari-jari mereka ke kemaluan bocah tersebut.
Selain pelecehan, pemerkosaan juga jadi ancaman bagi para pengungsi wanita. Beberapa kasus melukai diri sendiri atau upaya bunuh diri, juga terdapat dari laporan-laporan yang bocor tersebut, di mana mereka memilih ingin bunuh diri agar tidak dicabuli atau diperkosa.
Di samping itu juga terdapat sejumlah kasus trauma dan gangguan kejiwaan para pengungsi yang berada dalam tahanan.
“Menyakiti diri sendiri atau upaya bunuh diri meningkat setelah (pengungsi) ditahan selama enam bulan. Hal ini didorong perasaan ketidakberdayaan mereka. Beberapa di antara mereka juga menjahit bibir sendiri, sebagai ekspresi pembelengguan mereka,” tutur Dr. Peter Young, eks Direktur Kesehatan Mental di Pusat Penahanan Imigrasi Australia.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.