Menanggapi hal itu, de Lima membela diri. Namun entah apa hubungan tudingan itu dengan keluarganya, tiba-tiba dia meminta keluarganya untuk dilindungi dari Duterte.
“Jika Anda juga menyerang kolega saya atau keluarga saya, seperti Anda menyerang saya, saya berharap Anda mengampuni mereka. Jika Anda begitu ingin menghancurkan saya, tolong pakailah hati nurani Anda dan jangan libatkan mereka. Sebab mereka tidak punya salah apa-apa pada Anda,” ujar perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehakiman Filipina tersebut.
(Baca juga: Duterte Sebut Senator Filipina Perempuan Jalang)
Menurut de Lima, apa yang dilakukan sang presiden kepadanya saat ini juga bagian dari penyelewengan kekuasaan. “Saya tidak akan melawannya. Saya jelas tidak akan melawan seorang presiden. Tapi yang paling penting di sini adalah, saya tidak tahu apa salah saya padanya,” kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, De Lima juga mendesak presiden untuk berhenti mengancam dan mempermalukannya. “Saya selalu setia pada sumpah jabatan saya. Saya tidak punya musuh di sini. Berhentilah menjadikan saya musuh. (Tapi,) mereka telah menghancurkan dan menginjak-injak harga diri saya sebagai perempuan. Apakah ada hal lain yang lebih buruk daripada itu?” pungkasnya.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.