nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masuk Daftar Hitam, Mantan Kasum TNI Tuntut Singapura Minta Maaf

Sindonews, Jurnalis · Sabtu 20 Agustus 2016 11:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 08 20 337 1468656 masuk-daftar-hitam-mantan-kasum-tni-tuntut-singapura-minta-maaf-m6BS77x9F4.jpg Letnan Jenderal Purn Suryo Prabowo saat menjabat Kepala Staf Umum TNI pada 2011. (dok.Puspen TNI)

JAKARTA - Mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal Purn Johannes Suryo Prabowo menuntut Pemerintah Singapura meminta maaf dan tidak menunjukkan sikap permusuhan dengan Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Suryo Prabowo yang sempat tertahan di Bandara Changi saat hendak mengambil bagasi miliknya pada Rabu 17 Agustus 2016.

Ketika itu Suryo baru pulang dari Fiji menumpangi maskapai Fiji Airways. Sebelum sampai di Indonesia, Prabowo transit di Bandara Changi.

Ketika itu dia baru mengetahui namanya masuk dalam daftar hitam atau blacklist orang yang dilarang masuk ke Singapura. "Minta maaf, bukan hanya penjelasan. Berhenti menunjukkan sikap permusuhan dengan bangsa Indonesia," kata Prabowo melalui keterangan tertulisnya.

Atas peristiwa yang dialaminya, Suryo meminta Pemerintah Indonesia untuk melindungi martabat bangsa di luar negeri. "Sekecil apapun status dan profesinya," kata mantan Wakil Komandan Paspampres itu.

Mantan Pangdam Jaya itu juga berharap agar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura membuat sistem pendampingan bagi setiap WNI di Singapura. "Jangan bisanya cuma menyampaikan penjelasan Singapura," katanya.

Dia mengimbau agar masyarakat Indonesia jangan ke Singapura, apabila tidak mendesak. "Kalau belanja barang yang enggak penting-penting amat enggak usah ke Singapura lah. Bangun kemandirian, jangan minder dan mudah kagum, " tuturnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini