Angin juga disertai curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan Danau Pontchartrain dan Sungai Mississippi meluap. Akibatnya, New Orleans yang berada 1,8 meter di bawah permukaan laut, terendam air bah. Sekira 80 persen kota digenangi air bah hingga lantai dua rumah tingkat dan bangunan kecil lainnya.
Rumah-rumah di New Orleans, Lousianan tergenang air sepekan setelah Badai Katrina, 5 September 2005. (Foto: Reuters)
Katrina terus menyapu AS hingga 1 September 2005. Korban tewas akibat Badai Katrina mencapai lebih dari 1.300 orang. Kerugian yang diderita mencapai USD150 miliar (setara Rp1.990 triliun) akibat kerusakan fasilitas umum dan properti pribadi. Sekira satu juta orang harus kehilangan tempat tinggal akibat disapu Badai Katrina serta 400 ribu orang kehilangan pekerjaan.
Bantuan dana dari dunia internasional berdatangan ke AS, termasuk dari negara-negara miskin seperti Bangladesh dan Sri Lanka. Donasi dari sesama warga AS sendiri berhasil mencapai USD600 juta (setara Rp7,9 triliun). Grup Band Green Day dan U2 kemudian menyanyikan ulang lagu milik grup band Skids berjudul “The Saints Are Coming”. Hasil penjualan lagu itu murni disumbangkan untuk korban Badai Katrina.
(Rahman Asmardika)