Eks Napi Teroris: Akan Ada Teror yang Lebih Besar!

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Jum'at 02 September 2016 00:08 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 02 340 1479168 eks-napi-teroris-akan-ada-teror-yang-lebih-besar-EHMnRiNxKK.jpg Terorisme (Foto: Ilustrasi)

MEDAN – Mantan narapidana kasus terorisme yang terlibat kasus perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 2010, Khairul Ghazali (50), mengatakan, masih akan ada teror-teror lanjutan pasca-percobaan bom bunuh diri dan penyerangan yang terjadi di Gereja Katolik Stasi St. Yosep, pada Minggu 28 Agustus 2016.

Teror-teror lanjutan itu sehubungan dengan masih banyaknya korban-korban hasil doktrinasi dan pencucian otak seperti yang dialami IAH (18), tersangka pada kasus percobaan bom bunuh diri dan penyerangan di gereja tersebut.

“Masih ada, dan mungkin lebih besar,” ujar Ghazali,Kamis (1/9/2016).

Menurut Ghazali, munculnya IAH menunjukkan bahwa sel-sel jihad yang sudah sejak lama ada di Medan dan Sumatera Utara masih beraktivitas.

Mantan terpidana kasus terorisme yang pernah dihukum penjara selama enam tahun itu juga sempat menceritakan pengalamannya menjadi pendoktrin yang telah melakukan doktrinasi paham radikal kepada ratusan orang.

"Sekarang kita tidak tahu di mana saja mereka. Mungkin mereka sekarang sudah menjadi senior dan sudah ikut melakukan perekrutan dan pendoktrinan,” tambahnya.

Ghazali mengaku pernah bertemu dengan IAH di Mapolresta Medan. Ia juga sudah melihat bukti pem-bait-an IAH kepada ISIS.

“Di rekaman itu terlihat ada gambar yang goyang. Itu tandanya ada yang memegang memegang kamera itu saat direkam. Berarti dia (IAH) tidak sendiri. Dia juga menyebut sejumlah nama, termasuk Bahrun Naim,” tutupnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini