Saat itu, sistem pendidikan formal hanya dilakukan di lembaga pendidikan Belanda. Dari tragedi Sumpah Pemuda itu, jiwa nasionalisme semakin tumbuh dan para kiai berpikir santri pun harus bisa mendapatkan pendidikan formal.
"Pertama berdirilah pendidikan madrasah ibtidaiyah kemudian terus berkembang hingga sekarang, dan sekarang sekira 4.000 santri menimba ilmu di Buntet Pesantren," ujarnya.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.