Share

Paus Benediktus Mengaku Kesulitan Pimpin Tahta Suci Vatikan

Wikanto Arungbudoyo, Okezone · Jum'at 09 September 2016 03:17 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 09 18 1485222 paus-benediktus-mengaku-kesulitan-pimpin-tahta-suci-vatikan-g1zAKgOcop.jpg Paus Benediktus XVI dalam audiensi terakhirnya di Basilika Santo Petrus, Vatikan (Foto: Alessandro Bianchi/Reuters)

VATIKAN – Paus Benediktus XVI angkat bicara mengenai pengalamannya sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia sekaligus pemimpin Tahta Suci Vatikan. Pria asal Jerman itu mengaku mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan selama memegang jabatan tersebut.

Pria bernama asli Kardinal Joseph Ratzinger itu mengaku tidak nyaman selama delapan tahun memimpin Vatikan. Namun, Paus Benediktus tidak ingin masa jabatannya dianggap sebagai kegagalan. Fakta itu diungkap oleh harian Italia, Corriele della Sera.

β€œSalah satu titik lemah saya mungkin adalah kurangnya tekad untuk memimpin serta mengambil keputusan. Pada kenyataannya, saya merasa lebih seperti seorang profesor. Memerintah bukanlah salah satu kekuatan saya, tetapi jangan anggap itu sebagai kegagalan,” ucap Paus Benediktus, seperti dimuat Reuters, Jumat (9/9/2016).

Sejumlah momen sulit harus dilewati Paus Benediktus XVI selama memimpin Vatikan. Skandal pelecehan seksual oleh sejumlah Pastor dan korupsi yang menggerogoti Tahta Suci adalah dua di antara sejumlah skandal.

Joseph Ratzinger menjadi Paus pertama yang mengundurkan diri dalam 600 tahun terakhir. Paus Benediktus mengundurkan diri pada 2013 dan digantikan oleh Paus Fransiskus. Ia yakin di tangan pria bernama asli Kardinal Jorge Mario Bergoglio itu, Tahta Suci Vatikan akan semakin baik.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini