nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Janji Trump, Turunkan Biaya Kuliah hingga Akui Israel

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 26 September 2016 13:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 26 18 1498651 janji-trump-turunkan-biaya-kuliah-hingga-akui-israel-iB0buU6oIH.jpg Calon Presiden AS Donald Trump melontarkan dua janji jelang debat kandidat (Foto: Jonathan Ernst/Reuters)

NEW YORK Calon Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terus berupaya menggalang dukungan menjelang debat kandidat yang dijadwalkan berlangsung Senin 26 September malam waktu setempat atau Selasa 27 September pagi waktu Indonesia.

Pria berusia 70 tahun itu beberapa hari lalu pernah menjanjikan akan bekerja sama dengan legislator Negeri Paman Sam untuk mengurangi biaya perkuliahan. Donald Trump berencana mengaitkan anggaran pendanaan federal dan kebijakan pajak untuk mendorong pihak universitas mengurangi uang masuk dan biaya lainnya yang dibebankan kepada mahasiswa.

“Jika universitas ingin mendapatkan keringanan pajak, mereka harus bisa menurunkan biaya perkuliahan,” ucap pengusaha properti itu, seperti dimuat Reuters, Senin (26/9/2016). Namun, Trump tidak menyebut secara rinci skema pengurangan biaya perkuliahan tersebut.

Terbaru, pengasuh acara ‘The Apprentice’ itu berjanji kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota sah Israel jika dirinya terpilih sebagai presiden dalam pertemuan di Menara Trump, New York.

Sebelumnya, Netanyahu bertemu dengan rival Trump yakni Hillary Clinton. Mantan Menteri Luar Negeri AS itu menegaskan komitmennya mengenai hubungan Washington-Tel Aviv serta two-state solution. Sedangkan Trump memilih untuk mengakui seluruh Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Trump sependapat dengan Netanyahu bahwa perdamaian di Timur Tengah baru bisa dicapai saat warga Palestina mengurangi hasutan kebencian dan kekerasan terhadap Israel. Palestina juga diminta untuk mengakui serta menerima Israel sebagai Negara Yahudi terlebih dahulu sebelum tercapainya perdamaian.

Debat pilpres AS 2016 putaran pertama akan dibagi menjadi dua segmen. Setiap topik akan dibahas selama 15 menit. Ketiga topik besar yang akan dibahas Trump dan Hillary adalah Arah Amerika, Bagaimana Mencapai Kesejahteraan, dan Bagaimana Mengamankan Amerika. (war)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini