nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5.000 Pejabat Imigrasi Nyatakan Dukungan untuk Trump

Silviana Dharma, Okezone · Selasa 27 September 2016 05:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2016 09 27 18 1499372 5-000-pejabat-imigrasi-nyatakan-dukungan-untuk-trump-mVIDdvU1nY.jpg Trump didukung 5.000 pejabat imigrasi AS. (Foto: )

NEW YORK – Jelang debat calon presiden Amerika Serikat (AS) 2016 pertama di Hofstra University, 5.000 pejabat imigrasi federal bersatu menyatakan dukungannya kepada kandidat Partai Republik, Donald Trump. Hal ini membuktikan kebijakan imigrasi Trump mendapat persetujuan dari para pejabat imigrasi di dalam negerinya.

Pernyataan dukungan dari Dewan Imigrasi Nasional dan Bea Cukai ini diketahui merupakan yang pertama kalinya terjadi dalam sejarah pemilihan presiden di Negeri Paman Sam. Presiden serikat imigrasi tersebut, Chris Crane menggarisbawahi alasan kelompoknya mendukung Trump karena mereka percaya bahwa miliarder New York itu dapat menjadi baris pertahanan terakhir bagi rakyat AS. Trump juga dinilai mampu membuat mereka kembali menjadi penegak hukum imigrasi paling mendasar di negara tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Reuters, Selasa (27/9/2016), jajak pendapat CNN/ORC pada Rabu 7 September menunjukkan 49 persen rakyat percaya Hillary Clinton dapat menangani persoalan imigrasi. Hasilnya berbanding tipis dari Trump yang hanya memperoleh 47 persen dukungan.

Akan tetapi, Crane pada Senin 26 September waktu AS meyakinkan pernyataan dukungan dari kelompoknya didasarkan dari pengambilan suara secara demokratis. Faktanya, hanya lima persen dari 5.000 anggotanya yang lebih menaruh keyakinan pada capres usungan Demokrat.

Sebelumnya, sejumlah mantan pembantu keluarga Bush juga memutuskan untuk mendukung Trump maju jadi presiden AS. Sekira 50 bekas anggota pemerintahan Bush berada dalam daftar orang yang disebut sebagai pendiri koalisi alumni Bush pendukung Trump. Daftar ini disediakan oleh seorang pejabat Republik yang dekat dengan kampanye Trump.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini