Selain petugas berseragam askar, sejumlah lelaki berjubah putih juga standby di beberapa titik di dalam Makam Baqi.
Mereka memberikan pemahaman terhadap para peziarah tentang adab berziarah sesuai tuntunan Nabi. Para lelaki berjubah ini mampu berkomunikasi dalam berbagai bahasa.
"Karena ada beberapa orang yang mengabaikan adab berziarah seperti mengambil batu dari kuburan, kami memberi pemahaman bahwa tindakan tersebut dilarang," tuturnya.
Tak hanya para petugas yang diberi mandat untuk mengedukasi para peziarah, papan-papan berukuran besar juga terpasang di berbagai sudut Makam Baqi. Isinya, panduan berziarah serta larangan yang berkaitan dengan kuburan dalam berbagai bahasa. Di antaranya, larangan mencari berkah dengan mengambil tanah dan batu dari pemakaman, melempar biji-bijian atau bunga, ataupun menyiramkan minyak wangi. Itu semua perbuatan bid'ah.
Salah seorang peziarah, KH Muhammad Yusuf Affandi dari Pesantren Darul Hikmah Lamongan, menyatakan sengaja mengajak 94 jamaahnya berziarah ke Makam Baqi karena hal ini merupakan tuntunan Nabi Muhammad SAW.