"Ini makam para auliya, setidaknya kita harus paham dari sejarah yang kita baca sejak kita kecil, orang Islam harus paham sejarah karena itu mata rantai ilmu, pendidikan, pengalaman. Yang paling utama untuk tadzkirah momen-momen melihat kuburan kita harus instropeksi, besok seperti ini, biar kita lebih menambah takwa kita kepada Allah, iman kita kepada Allah dan benar dalam ibadah," kata KH Muhammad Yusuf.
Dia sepakat dengan kehadiran para petugas yang mengedukasi para peziarah. Termasuk pemasangan papan-papan berisi panduan berziarah.
"Betul itu, sebab yang ke sini majemuk dari berbagai orang yang punya paham berbeda, apalagi akhir-akhir ini mitos itu selalu ada, tapi kalau menghilangkan sejarah itu yang saya tidak setuju," ulasnya.
Makam Baqi hanya dibuka pada pagi dan sore hari. Di luar jam-jam tersebut, pemakaman umum ini tertutup untuk umum. Hanya ratusan burung merpati yang bebas berkeliaran di makam ini, mencari rizki Tuhan dan sesekali hinggap di atas nisan, tempat beristirahat sementara para pejuang Islam.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.