JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pencetakan KTP elektronik ditargetkan selesai pertengahan tahun depan. Namun Kemendagri akan memprioritaskan pencetakan e-KTP di 101 daerah peserta Pilkada serentak 2017.
Tjahjo berharap akhir tahun ini antara November hingga Desember seluruh daerah peserta Pilkada sudah melakukan pencetakan e-KTP bagi warganya.
"Minimal 101 daerah yang Pilkada bulan Februari (2017) ini yang kami optimalkan. Paling lambat November-Desember ini, mudah-mudahan yang 101 ini sudah maksimal," kata Tjahjo di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).
Sementara target nasional pencetakan e-KTP pada pertengahan tahun depan disiapkan untuk tahapan pertama Pileg dan Pilpres serentak 2019.
"Targetnya adalah pertengahan tahun depan, karena pertengahan tahun depan sudah dimulai tahapan-tahapan dalam kerangka Pileg dan Pilpres serentak di 2019," jelas dia.
Ia menyatakan tak akan bertanggungjawab bagi warga yang kehilangan hak pilihnya karena belum melakukan perekaman data e-KTP. Sedangkan bagi warga yang belum memiliki e-KTP fisik namun telah merekam data, tetap bisa menyalurkan hak pilihnya.
Namun ia memastikan, proses perekaman data dan pencetakan e-KTP tidak akan menganggu persiapan Pilkada serentak 2017.
"Tidak, karena hak pilih harus kita jamin, walaupun undang-undang menyebutkan harus e-KTP, tapi kalau belum mendapatkan e-KTP, tapi yang penting minimal dia merekam data sehingga ada data otentik dia tinggal di mana dan sebagainya," tukas Tjahjo.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.