WASHINGTON - Kebijakan energi Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama turut menutup lapangan pekerjaan di sektor tersebut. Banyak penambang batu bara dirumahkan dan kehilangan mata pencaharian.
Salah satu penonton Debat Capres AS 2016 putaran kedua di Washington University, Minggu 9 Oktober waktu AS atau Senin (10/10/2016) waktu Indonesia, Ken Boone, mempertanyakan rencana kebijakan energi dua calon presidennya, Donald Trump dan Hillary Clinton.
"Langkah apa yang akan Anda lakukan untuk memenuhi kebutuhan energi kita? Sementara di saat yang sama menerapkan sistem ramah lingkungan seraya mencegah para pekerja di sektor energi berbasis fosil kehilangan pekerjaan mereka?" ujar Ken.
Capres AS dari Partai Republik Donald Trump mengambil kesempatan ini untuk mengkritik Presiden Obama.
"Kebijakan energi yang dijalankan EPA (Badan Pengendalian Energi AS) membuat perusahaan energi Amerika mati. Kini banyak perusahaan masuk ke Amerika, membeli banyak kilang dan mengacak-ngacak fasilitas itu sehingga bisa mengurusi minyak mereka. Kita membunuh bisnis energi di negara ini," tukas Trump.