nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manny Pacquiao Minta Hukuman Mati Diterapkan Bagi Pecandu Narkoba

Ahmad Taufik , Okezone · Kamis 13 Oktober 2016 16:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 10 13 18 1513897 manny-pacquiao-minta-hukuman-mati-diterapkan-bagi-pecandu-narkoba-BW9Lwn1v9b.jpg Manny Pacquiau (Foto: AP)

MANILA – Ikon tinju Filipina dan senator Manny Pacquiao menyerukan agar hukuman mati diterapkan bagi pecandu narkoba. Seruan ini seiring dengan meningkatnya kekerasan dan perang narkoba kontroversial yang dijalankan oleh Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Usulan tersebut disampaikan Manny Pacquiao dalam sebuah sidang senat terkait maraknya pembunuhan di luar hukum.

Senat selama ini sedang melakukan penyelidikan terhadap tersangka pecandu narkoba oleh otoritas dan kelompok main hakim sendiri di bawah pemerintahan Presiden Duterte. Sejak menjabat sebagai Presiden Filipina pada Juni lalu, perang Duterte terhadap narkoba telah menyebabkan kematian lebih dari 3.000 tersangka narkoba dan 600 ribu orang menyerahkan diri.  Belakangan angka ini dikoreksi menjadi 2.300-an korban jiwa.

Baca: (Polisi Turunkan Jumlah Korban Perang narkoba Duterte, 2.300 Tewas)

Mengutip Pasal 3, ayat 19 dari Konstitusi Filipina, Pacquiao mengatakan,"Ini adalah pendapat saya bahwa masalah kita dengan kejahatan keji yang terkait dengan perdagangan dan penyalahgunaan obat-obatan berbahaya jatuh dalam batas-batas keterbatasan konstitusional ini.”

Konstitusi tersebut juga menyebutkan bahwa “Denda berlebihan, kejam, berlebihan, merendahkan, dan hukuman yang manusiawi tidak akan diterapkan. Selain itu, hukuman mati juga tidak akan ditetapkan kecuali pada kasus kejahatan berat,” sebagaimana dilansir Asian Correspondent, Kamis (13/10/2016).

Menurut Pacquiao, yang juga menjadi seorang senator dalam Partai Aliansi Nasionalis Persatuan (UNA), ketentuan tersebut akan menjadi sangat bermanfaat untuk melanjutkan peperangan melawan peredaran obat-obat terlarang di Filipina.  

"Masalah negara kita (Filipina) yang berkaitan dengan perdagangan narkoba telah berkembang menjadi situasi darurat. Saat ini, kita  membutuhkan tindakan tegas. Aturan tersebut dapat menghentikan peredaran obat-obat terlarang terkait dengan perdagangan dan penyalahgunaan narkoba," tegas Pacquiao. (FIK)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini