"Karena jaraknya hanya 10 sampai 15 meter dari ran way, ini membahayakan penerbangan. Sejumlah penerbangan komersil sempat terganggu sekitar 1 jam. Ada juga yang terpaksa dialihkan pendaratannya ke Bandara Hang Nadim Batam," sambungnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebut Djamin Pinem, ditemukan klem exhaust mengalami metal fatigue, sehingga putus.
"Intinya ada gangguan pada bagian knalpot helikopter yang menyebabkan suara menjadi besar. Jadi pilot memutuskan untuk di cek. Setelah diperbaiki sekitar satu jam helikopter sudah bisa normal. Namun saat ini heli tersebut masih di apron (parkiran)," tukasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.