Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TNI Ledakkan Empat Ranjau Peninggalan Perang Dunia II

Antara , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2016 |13:25 WIB
TNI Ledakkan Empat Ranjau Peninggalan Perang Dunia II
ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

KOTABARU - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (AL), Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Surabaya meledakkan empat ranjau sisa Perang Dunia II di jalur rencana jembatan menghubungkan Pulaulaut-Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Komandan TNI Angkatan Laut Kotabaru Letkol Laut (P) Agus Parptopo mengatakan, peledakan ranjau dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) dari penyapuan ranjau Satuan Kapal Ranjau (Satran) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) Kapal Republik Indonesia (KRI) Pulau Raas-722 Surabaya.

"Tim Satgas Satran Koarmatim sebanyak 81 orang tersebut, yang melakukan peledakan dipimpin langsung Komandan Satran Koarmatim KRI Pulau Raas 722 Kolonel Laut (P) Bayu Dwi Kuncoro," katanya, Jumat (28/10/2016).

Peledakan ranjau tersebut ia pastikan aman bagi perahu-perahu nelayan dan kapal yang melintas di perairan tersebut.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Wilayah I Dinas Pekerjaan Umum Kotabaru, Hasbianta, mengemukakan, pembersihan ranjau oleh Pemkab Kotabaru ini dilakukan sejauh satu kilometer dari titik daratan jembatan di Kotabaru dengan lebar 400 meter.

"Kita memastikan jalur jembatan sepanjang satu kilometer dengan luas 400 meter sudah bebas dari ranjau, sehingga pelaksanaan pemancangan tiang jembatan sudah aman," tuturnya.

Dikatakan, saat melakukan survei di laut rencana lokasi jembatan berhasil mendeteksi sembilan logam. Empat di antaranya dipastikan berupa ranjau dan lima titik masih perlu penelitian lebih lanjut, karena diduga bangkai kapal atau yang lainnya.

"Perlu penyelaman ke lima titik apakah benar itu bangkai kapal, apabila benar diputuskan untuk tidak perlu diledakan," jelasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement