Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Blusukan ke Jagakarsa, Ahok Ditolak Warga

Badriyanto , Jurnalis-Senin, 31 Oktober 2016 |17:57 WIB
  <i>Blusukan</i> ke Jagakarsa, Ahok Ditolak Warga
Warga yang menolak Ahok di Jagakarsa (foto: Badri/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah orang mengatas namakan Forum Warga Lenteng Agung melakukan aksi demonstrasi menolak kedatangan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang sedang blusukan ke sejumlah daerah di Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Penolakan tersebut ketika Ahok keluar dari kawasan Kelurahan Srengseng Sawah, tepatnya di pertigaan Jalan Gardu. Melihat aksi tersebut, Ahok langsung bergegas menuju ke mobilnya yang diparkir tidak jauh dari lokasi tersebut tanpa menanggapi sepatah katapun.

"Kampung kami kampung religius, Jagakarsa beragama. Intinya warga Jagakarsa itu menolak kampungnya diinjak oleh penista Alquran," ungkap Syuhada Al Aqso di lokasi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2016).

 

Shuhada melanjutkan, seluruh kunjungan yang dilakukan Ahok di kawasan Kelurahan Srengseng Sawah itu tanpa sepengetahuan dan seizin warga. Dia menyebutkan sudah ada tim yang diutus untuk mengkondisikan masyarakat untuk menyambut kehadiran Ahok.

"Seluruh kegiatan yang dilakukan oleh penista agama di kampung kami, kecamatan Jagakarsa, itu merupakan pengkondisian tanpa diketahui oleh warga, dan warga yang hadir disana adalah setting-an. Apabila ada warga yang seolah-olah mendukung maka warga tersebut adalah setingan. Itu saya jamin," tambah Syuhada.

Syuhada juga mengaku telah melaporkan Ahok ke Polsek Jagakarsa atas kasus penistaan agama. Dia meminta agar Polri segera menangkap Ahok agar tidak meresahkan umat muslim.

"Dan Kapolri jangan takut, kalau mau Indonesia aman tangkap Ahok, kalau mau Indonesia rusuh berarti Kapolri tanggung jawab karena tidak menangkap Ahok," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement