SAMARINDA - Salah satu korban ledakan di Kota Samarinda Intan Olivia Marbun balita berusia 2,5 tahun akhirnya meninggal dunia. Korban meninggal pada Senin (14/11/2015) sekira pukul 03.00 WITA di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie Samarinda.
Bocah mungil ini meninggal karena alami luka bakar cukup parah. Selain itu, korban juga alami trauma pascaledakan.
“Kenapa Intan ini tidak tertolong, karena luka bakarnya sampai 78 persen. Di mana kalau orang dewasa, di atas 45 persen dia sudah tidak tertolong. Sudah berat. Apalagi ini bayi,” kata Direktur Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda, Rachim Dinata.
Selain akibat luka bakar, Intan juga alami trauma paska ledakan. Saluran pernapasannya tertutup.
“Dia juga trauma inhalasi. Jadi saluran pernapasannya tertutup, paru-parunya bengkak. Di samping (pengaruh) ledakan, juga menghisap asap bom itu sehingga paru-parunya pun terkena,” papar Rachim.
Korban saat ini sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Ciptomangunkusumo, Gang Jati 3, RT 27, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Rencananya, jenazah akan dimakamkan besok sambil menunggu keluarga yang lain berdatangan.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan melanda terjadi di Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda. Pelaku menaruh bom persis di depan rumah ibadah. Tercatat ada lima orang korban dalam peristiwa ini. Seluruh korban adalah balita.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.