Jaksa Christophe Barret mengatakan, sebelumnya seorang wanita yang bekerja di rumah pensiunan menelepon polisi pada Kamis malam 24 November 2016 dan mengatakan bahwa ia telah diserang. Korban mengaku tidak menderita luka serius dan hanya mengalami syok. Namun ketika petugas tiba di lokasi mereka justru menemukan mayat seorang wanita.
Olivier Ribadeau Dumas, juru bicara Konferensi Waligereja Katolik Perancis dalam akun media sosialnya menyampaikan ucapan duka pada korban serta doa untuk pelaku penyerangan. "Doa kami menjangkau untuk korban juga untuk para misionaris yang menyerang korban di Herault (wilayah) semoga Allah memberi mereka semua kedamaian," tutur Dumas.
Pembunuhan ini masih terus dalam proses penyidikan pihak berwenang. Prancis sendiri tengah berada dalam keadaan darurat kekerasan setelah satu tahun lalu mengalami serangan dari kelompok Islam radikal yang menewaskan 130 orang.
Keamanan di Prancis semakin ditingkatkan terutama setelah terjadi insiden penyerangan di sebuah gereja Katolik di Normandia pada Juli 2016. Saat itu, dua penyerang menggorok leher seorang imam dan menyandera seorang jemaat gereja berusia lanjut. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.