BARITO SELATAN – Hujan yang terus mengguyur Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, pada Senin 28 November malam hingga dini hari mengakibatkan halaman kantor Bupati Barito Selatan digenangi air setinggi mata kaki.
Upacara HUT PGRI yang harusnya dilangsungkan pagi ini urung dilaksanakan karena banjir. "Halaman banjir, jadi upacara HUT PGRI ditiadakan," ujar protokoler Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Andy di kantor bupati, Selasa (29/11/2016).
Tak hanya halaman kantor bupati yang kerap banjir. Halaman SMP Negeri 2 Dusun Selatan juga sejak lima tahun terakhir ini selalu saja kebanjiran jika hujan deras mengguyur.
"Jika hujan turun di malam hari, sekolah kami pasti kebanjiran. Tapi pemerintah terkesan tutup mata dengan keadaan ini," keluh salah seorang guru ini di sekolah.
Secara terpisah, anggota DPRD Barsel Sudiarto menyampaikan keprihatinannya terhadap hasil proyek saluran pembuangan air di dalam kota Buntok yang amburadul. Kenyataannya, saluran pembuangan air tak berfungsi dengan baik. Ada beberapa tempat lain di wilayah kota Buntok yang selalu kebanjiran bila tiba musim hujan. Hal tersebut harus mendapat perhatian khusus. Pasalnya, banjir terjadi akibat tidak adanya saluran pembuangan air yang memadai.
"Contohnya, di Jalan Ki Hajar Dewantara, tepatnya di Kompleks Pelajar samping Hotel Linda Buntok dan SD Negeri Buntok 10 Jalan Karau. Selama ini kawasan padat penduduk itu selalu saja kebanjiran karena genangan air hujan," tandasnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.