Diketahui dalam penelusuran polisi di Pasar Prambanan, ditemukan penjualnya. Yakni seorang ibu paruh baya berusia 55 tahun bernama Bu Mantep.
Dia mengaku tak tahu jika keset yang dijualnya berisi kertas Alquran di dalamnya. Dia mendapatkan stok keset itu dari penjual keliling lainnya yang biasa memasok barang perabotan rumah tangga di pasar.
"Saya juga enggak tau kalau ada tulisan Alquran di dalam keset. Keset itu hanya disetori (dipasok) dari penjual keliling. Saya lupa dulu belinya berapa per biji," kata Bu Mantep, pemilik kios pada wartawan, Senin (28/11/2016).
Dikatakan Bu Mantep, dia tak mengenal siapa yang memasok keset tersebut. Meski mengetahui orangnya berjenis kelamin laki-laki, namun kedatangannya ke kios tidak tentu dalam kurun waktu tertentu.
"Kadang seminggu, dua minggu, datang cuma ngecek. Kalau sudah habis ya tinggal kita mau ambil berapa, misal 10 atau 20 keset. Harganya saya lupa," elaknya.