"Ibu Rachma juga sudah menegaskan dalam jumpa pers di Sari Pan Pasifik itu bahwa massa Gerakan Selamatkan NKRI tidak akan masuk ke dalam MPR/DPR RI," kata Teguh.
Penjelasan ini untuk menjawab pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang disampaikan dalam pertemuan di DPR RI, Senin (5/12) siang.
Dalan pertemuan itu, Jenderal Tito mengatakan Rachmawati ingin membelokkan massa aksi 212 untuk menduduki Gedung MPR/DPR.
(Ulung Tranggana)