nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angkot 'Pete-Pete' Pintar Segera Mengaspal di Makassar

Salman Mardira, Jurnalis · Senin 19 Desember 2016 17:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 12 19 340 1570509 angkot-pete-pete-pintar-segera-mengaspal-di-makassar-6DSKQiGaKF.jpg Angkot Smart Pete-Pete Segera Mengaspal di Makassar (Foto: Salman/Okezone)

MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan telah meluncurkan Smart Pete-Pete. Angkutan kota (angkot) pintar itu akan diuji coba pengoperasiannya mulai tahun depan.

"Tahun depan akan kita uji coba 10 Smart Pete-Pete," kata Wali Kota Makassar Ramdhan Danny Pomanto dalam acara refleksi kinerja Pemko Makassar 2016 di Hotel Gammara, Makassar, Senin (19/12/2016).

Smart Pete-Pete merupakan salah satu program andalan Wali Kota Danny Pomanto untuk mengatasi kemacetan di Ibu Kota Sulsel. Dalam survei IRC tahun ini menyebutkan, masalah utama yang paling banyak dikeluhkan warga Makassar adalah kemacetan, selain genangan saat musim hujan.

Mobil tersebut merupakan buatan dalam negeri yang didesain khusus menggunakan mesin diesel dan lampunya mengandalkan tenaga surya. Di dalamnya tersedia pendingin ruangan (AC), televisi, wifi, dan kursi khusus disabilitas.

"Itu semua agar orang tertarik naik smart pete-pete, mau meninggalkan kendaraan pribadi agar bisa mengurangi macet," ujar pria berlatar belakang arsitektur itu.

Danny mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan jalur khusus untuk mobil Pete-Pete pintar. Agar tak terjebak macet, angkot pintar itu nantinya bisa melawan arus.

Uji coba Smart Pete-Pete rencanya dilakukan setahun. Saat masa uji coba nanti, mobil tersebut akan beroperasi layaknya angkot biasa dengan mengangkut penumpang dalam Kota Makassar. Namun, penumpang tak akan dipungut biaya.

Danny berharap, selama masa uji coba semua pihak bisa memberikan masukan atau kritikan kepada smart pete-pete, karena ia mengakui bahwa program dan mobil itu belum sempurna.

"Smart pete-pete ini kita akui masih banyak kekurangan, makanya kita nanti waktu uji coba meminta masyarakat memberi masukan," ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini