PADA hari ini di tahun 1783 menjadi momen George Washington mengundurkan diri dari jabatan panglima tertinggi Continental Army dan kembali ke rumahnya di Mount Vernon, Virginia, Amerika Serikat. Hal ini dianggap penting dalam revolusi Amerika Serikat sebab dengan mundurnya Washington menjadi batu pijakan awal terciptanya Negeri Paman Sam seperti yang kita ketahui saat ini.
“Bahagia dengan konfirmasi kemerdekaan dan kedaulatan kami serta senang dengan kesempatan yang menjadikan Amerika Serikat sebagai negara terhormat, saya mengundurkan diri dengan rasa puas terhadap penunjukan saya yang diterima dengan sifat ketakberanian. Ketidakberanian dalam kemampuan saya untuk mencapai tugas yang begitu sulit namun dengan kepercayaan terhadap kejujuran dari tujuan kita, dukungan dari kekuatan tertinggi Union, dan perlindungan surga,” ujar Washington kepada pihak Kongres, sebagaimana dikutip dari History, Jumat (23/12/2016).
Momentum ini dianggap sebagai elemen penting revolusi Amerika Serikat (AS). Sebab dengan Washington kembali menjadi warga sipil maka keadaan perang menuju kemerdekaan AS telah berubah menjadi revolusi yang sesungguhnya.
Ketika perang masih berkobar, kongres memberikan kekuasaan terhadap Washington setara dengan diktator. Jika Washington haus akan kekuasaan maka dengan mudah ia dapat menguasai AS usai perang berakhir. Bahkan beberapa kelompok politik di kongres ingin Washington menjadi raja baru di AS yang sudah bebas dari pengaruh Inggris.
Namun dengan rendah hati, Washington menolak tawaran itu dan memilih mengundurkan diri dari jabatan militernya di akhir perang revolusi dan menguatkan fondasi lahirnya AS. Namun, masa pensiun Washington terbukti tidak lama, sebab ia akhirnya ditunjuk sebagai presiden pertama AS selama dua periode pada 1788.
(Emirald Julio)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.