"Bagi mereka Natal dan Tahun Baru itu perayaan kekafiran," jelas Chaidar.
Al Chaidar mengatakan, Bahrun Naim, orang yang disebut-sebut kepolisian sebagai pemimpin kelompok terorisme saat ini memang memilih bulan Desember yang bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru sehingga bisa menginspirasi kelompok ISIS di Suriah untuk gencar melakukan teror di bulan yang sama.
"Jadi mereka (ISIS di Suriah) tidak begitu mengetahui efeknya yang sangat besar untuk momentum-momentun tersebut di bulan Desember ini. Tapi berdasarkan doktrin Hambali, serangan Desember itu adalah serangan yang paling menggetarkan yang paling menakutkan yang menimbulkan efek teror besar," pungkas Chaidar.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.