LAMPUNG - Komplotan begal yang masih pelajar terkapar tak berdaya ditembus timah panah polisi. Satu orang pelaku begal tewas karena berusaha menembaki polisi.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Deden Heksaputera mewakili Kapolresta Bandar Lampung AKBP Murbani Budi Pitono mengatakan, keempat pelaku begal itu ditangkap pada Kamis (29/12/2016) dini hari tadi di Way Galih, Tanjung Bintang, Lampung Selatan
Keempatnya adalah Z, S, DW dan HS. Dua inisial terakhir masih berstatus pelajar SMP. Dalam penangkapan itu, Z tewas dengan luka tembak di dada. Hal tersebut lantaran saat hendak ditangkap, ia melawan dan menembaki para petugas kepolisian.
"Para pelaku melawan dan menembaki anggota kami. Sehingga, kami harus melumpuhkan mereka. Satu pelaku tewas," katanya.
Dalam pelumpuhan para pelaku itu, dua pelajar SMP mengalami luka tembak pada kakinya. Sedangkan Supriadi diduga menjadi penadah tidak terkena tembakan.