Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Sejarah Tahun Baru

Emirald Julio , Jurnalis-Minggu, 01 Januari 2017 |08:02 WIB
HISTORIPEDIA: Sejarah Tahun Baru
(Kiri) gambar Christopher Clavius (Kanan) Paus Gregorius XIII (Foto: Istimewa)
A
A
A

HARI ini tepat tanggal 1 Januari dan menjadi penanda awal masuknya kita pada tahun yang baru. Namun, mungkin masih banyak yang belum mengetahui mengapa pergantian tahun selalu berawal di Januari. Karena itu Okezone kali ini pada artikel Historipedia akan mengulas mengenai sejarah tahun baru, sebagaimana dikutip dari History, Minggu (1/1/2017).

Tahun baru mulai dirayakan pada 1 Januari tepatnya di tahun 45 Sebelum Masehi (SM). Selain itu, sejarah mencatatnya bahwa itu pertama kalinya kalender Julian mulai diberlakukan.

Namun awal terbentuknya penentuan tanggal ini bermula ketika Julius Caesar menyatakan bahwa kalender Romawi tradisional sangat membutuhkan reformasi. Kalender Romawi sendiri mulai digunakan pada abad ketujuh SM dan berusaha untuk mengikuti siklus bulan namun sayangnya sering keluar dari fase berbagai musim sehingga Julius merasa bahwa perlu diadakan perubahan.

Terdapat alasan lain mengapa perlu diadakan perubahan kalender yaitu akibat badan Romawi yang bertugas mengawasi kalender, Pontifices, kerap menyalahgunakan wewenangnya dengan sepihak menambah hari untuk memperpanjang masa jabatan politik tertentu serta mengganggu proses pemilihan umum.

Dalam pembuatan kalender yang baru, Julius meminta bantuan seorang astronom dari Aleksandria bernama Sosigenes. Sosigenes memberikan saran kepada Julius agar mengikuti tahun matahari, seperti yang berlaku di Mesir. Satu tahun diputuskan berjumlah 365 serta ¼ hari dan Julius menambahkan 67 hari pada 65 SM agar membuat tahun yang baru bermula pada 1 Januari bukan Maret 66 SM.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement