SEORANG bartender yang tidak mau diungkapkan jati dirinya mengaku baru saja memberi pelajaran kepada seorang pria bejat yang mampir ke barnya. Malam itu, dia melihat pria hidung belang itu datang dengan teman perempuannya. Keduanya memesan minuman.
“Saya melihat si pria memasukkan obat ke dalam minuman seorang anak perempuan. Ketika dia lengah, saya tukar gelasnya. Akhirnya, pria itu sendiri yang teler,” tuturnya melalui aplikasi Whisper, seperti dikutip dari Metro, Kamis (5/1/2017).
Si perempuan kabarnya terselamatkan dari kemungkinan dilecehkan secara seksual dan menjadi korban tindak pidana perdagangan orang. Rape Crisis England and Wales mencatat, sedikitnya 85 ribu perempuan dan 12 ribu pria diperkosa di kawasan Inggris dan Wales setiap tahunnya.
Jika dikalkulasikan, berarti ada 11 tindak pemerkosaan setiap satu jam. Itu juga baru perhitungan yang terjadi pada orang dewasa. Sayangnya, diperkirakan hanya 15 persen orang yang pernah mengalami kekerasan seksual bersedia melapor ke polisi.
Dalam media sosial Whisper yang sifatnya mirip dengan forum tersebut, satu cerita dari bartender itu memicu pembaca lain menceritakan pengalaman penyelamatan serupa mereka. Salah seorang pengguna mengatakan, “Saya juga pernah mencegah seorang perempuan mabuk diperkosa. Saya bawa dia ke taksi dan mengirimnya pulang. Pria yang berusaha mengambil keuntungan itu memanggil saya dengan sebutan tidak senonoh. Saya anggap saja itu pujian.”
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.