Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HISTORIPEDIA: Wafatnya Galileo dan Mona Lisa Berkunjung ke AS

Emirald Julio , Jurnalis-Minggu, 08 Januari 2017 |08:06 WIB
HISTORIPEDIA: Wafatnya Galileo dan Mona Lisa Berkunjung ke AS
Foto Mona Lisa ketika dipamerkan di Washington DC (Foto: Dallas News)
A
A
A

PADA artikel historipedia kali ini Okezone akan mengulas mengenai dua sejarah yang terjadi pada 8 Januari. Salah satunya adalah mengenai wafatnya ahli astronomi ternama dunia Galileo Galilei. Sebagaimana dikutip dari History, Minggu (8/1/2017), berikut ini ulasan dua sejarah tersebut.

1642

Galileo lahir pada 15 Februari 1564. Ia dikenal sebagai “Bapak Ahli Astronomi Modern” karena penemuannya yang dianggap mengubah pandangan dunia ilmiah. Galileo merupakan orang pertama yang menggunakan teleskop untuk mengamati langit.

Berkat teleskop, Galileo berhasil menemukan bulan-bulan di Planet Jupiter, cincin Saturnus, bintik hitam di matahari, dan rotasi matahari. Namun penemuan-penemuan Galileo itu menjadi bumerang bagi kehidupannya.

Ketika memublikasikan penemuannya dan membenarkan sistem Copernicus yang menyatakan Bumi mengelilingi matahari, Galileo didakwa mengutarakan ajaran sesat oleh pihak gereja Katolik. Galileo dinyatakan bersalah pada 1633 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Namun karena usia dan berada dalam kondisi kurang sehat, Galileo akhirnya dijadikan tahanan rumah. Pada 8 Januari 1642, Galileo pun mengembuskan napas terakhir.

1962

Siapa yang tidak mengenal lukisan Mona Lisa. Karya seni dari Leonardo da Vinci ini merupakan salah satu lukisan paling terkenal di abad tersebut. Dunia mencatat pada hari ini di tahun 1962, lukisan itu untuk pertama kalinya mengunjungi Amerika Serikat (AS) dan dipamerkan di National Gallery of Art yang berada di Washington DC.

Kunjungan Mona Lisa itu tidak lepas dari hasil diskusi antara Ibu Negara AS Jacqueline Kennedy dan Menteri Kebudayaan Prancis Andre Malraux. Setelah sepakat, keduanya akhirnya mengatur peminjaman lukisan tersebut dari Museum Louvre untuk dibawa ke Negeri Paman Sam.

Dalam pameran itu, lebih dari 2.000 pejabat, termasuk Presiden John F Kennedy, datang untuk melihat lukisan yang memiliki nama lain La Gioconda tersebut berada di sana. Keesokan harinya, barulah pamerah dibuka untuk publik dan selama tiga minggu diperkirakan sedikitnya 500 ribu orang datang untuk melihatnya.

Tur lukisan Mona Lisa di AS tidak hanya berhenti di Washington DC. Pamerannya dilanjutkan ke Metropolitan Museum of Art yang berlokasi di Kota New York. Pameran lukisan itu pun turut mendapat kunjungan dari jutaan orang yang ingin melihatnya.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement